Seorang teman datang ke Apotek. Dia mengeluh, punggung tangannya gatal, setelah dikasih obat kulitnya jadi menghitam dan gatalnya tidak hilang. Ketika saya tanya, dikasih obat apa? Ternyata obat yang dipakai adalah merk X, obat untuk penyakit jamur. Padahal ketika saya lihat, gatalnya itu bukan karena jamur tetapi radang atau lebih dikenal dengan istilah dermatitis. Kemudian saya sarankan untuk memakai krim yang isinya anti radang (betametason, hidrokortison, desoksimetason, dll). Setelah satu minggu berselang teman saya itu kembali ke Apotek, ternyata gatalnya berkurang dan berniat membeli lagi krim tersebut.
Penyakit gatal di kulit biasanya disebabkan beberapa hal, bisa karena jamur (panu, kadas, kurap, kutu air), bisa radang karena alergi, radang yang disertai infeksi, infeksi tunggal, ruam, dan masih banyak lagi. Penyakit yang saya sebutkan diatas tentunya berbeda-beda penanganannya.
Obat X yang digunakan untuk gatal karena jamur, tidak bisa digunakan untuk gatal yang disebabkan radang, malah kadang jadi memperparah kondisi. Dengan menggunakan obat yang tepat, gatal di kulit akan sembuh dan dana yang kita keluarkan bisa lebih ringan.
Saran saya, ketika anda akan memilih obat gatal, datang ke Apotek (tentunya yang Apotekernya stand-by J) atau ke dokter, kemudian ceritakan kondisi anda, nanti Apoteker atau Dokter akan menyarankan obat apa yang dipakai.
Salam,
December 25, 2008 at 5:42 am |
saya hanya sedikit menambahkan, kalau gatal sudah sampai hitam, bisa juga kita berikan salep yang berisi anti alergi dan anti jamur, jadi didalam satu tube sudah ada kandungan anti bakteri dan anti alergi(radang tadi), sebagai contoh betason-N dan Chloramfecort. Sebenarnya Radang itu akibat dari alergi, jadi alergi bukanlah penyebab radang. karena terjadinya alergi sehingga timbul radang seperti bengkak, kemerahan dll.
January 10, 2009 at 2:25 am |
Maaf baru direply sekarang…
Terima kasih banyak atas tambahan infonya,
Salam,
DWK