Bentuk sediaan farmasi di masyarakat

Melihat perilaku/pengetahuan masyarakat tentang obat-obatan sangat menarik dan kadang-kadang “menyedihkan”…terutama yang berkaitan dengan keberadaan Apoteker sebagai seseorang yang dianggap paling tahu tentang obat…sesuai apa yang dipelajarinya selama kuliah 5 tahun (sarjana + profesi)

Masih banyak masyarakat pengguna obat yang menggunakan obat berdasarkan sugesti dari info-info yang kurang dapat dipertanggungjawabkan. Ada yang mau mengkonsumsi obat dengan kemasan tertentu, beda kemasan tidak mau, padahal isi obatnya sama dan reputasi pabrik pembuatnya tidak jauh berbeda.

Sering kejadian di apotek, konsumen tidak jadi membeli obat hanya karena obat yang dimaksud beda bentuk sediaannya…pengen beli paracetamol yang tablet, kebetulan yang ada di apotek tinggal yang kaplet…pengen beli antalgin yang berkemasan strip, kebetulan yang sisa di apotek berkemasan blister…dengan ‘keukeh’nya konsumen tersebut tidak mau membeli…:(

2 Responses to Bentuk sediaan farmasi di masyarakat

  1. limpo50 says:

    persis sama yah.. kalau ada pasien pokoknya minta disuntik !! heheee
    kayak ada yang tidak nyambung…
    Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: