Apoteker Bisa Juga Jadi Psikolog Lho!

Ada beberapa orang yang datang ke Apotek, ketika ditanya “Beli apa Bu?”, “Obat puyeng…”. Ternyata setelah di-cek tekanan darahnya, puyeng atau sakit kepalanya karena tekanan darahnya tinggi. Saya ingin tahu naiknya tekanan darah ini disebabkan oleh apa. Makan daging kambing tidak, kecapekan tidak, minum obat (ada obat-obat tertentu yang bisa menyebabkan tekanan darah naik) tidak juga. Trus?? Akhirnya mengalirlah sebuah cerita kalau Ibu ini sedang ada masalah yang dipikirkan. Yang saya lakukan adalah mendengarkan. Ya, itu saja, karena dari segi pengalaman hidup, Ibu ini jauh berpengalaman daripada saya. Jadi saya mendengarkan sampai selesai. Di akhir cerita, saya cuma bisa menyarankan untuk lebih rileks menghadapi semua dan yang pasti, saya menyarankan untuk membeli obat untuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi sakit kepala J. Semoga segera diberi kesembuhan Bu…

Biasanya tekanan darah tinggi dipengaruhi oleh usia, factor genetic, pola makan atau gaya hidup, gangguan pada organ lain, obat-obatan, dan yang lebih penting lagi adalah factor psikis. Factor psikis ini yang lebih sulit diatasi karena tidak terukur secara nyata. Kerusakan organ bisa diketahui dengan alat, tetapi stress bisa dipendam di ‘hati’. Kadang yang diperlukan adalah teman bercerita, berbagi rasa, paling tidak untuk mengurangi beban yang dihadapi. Jadi, kita Apoteker atau Psikolog? Dua-duanya! Apoteker bisa sekaligus menjadi Psikolog bagi orang-orang yang datang ke Apotek. Sanggup??

5 Responses to Apoteker Bisa Juga Jadi Psikolog Lho!

  1. gina says:

    insyaallah.sanggup.haiyah.apoteker,amat sangat kompleks yak,blajar ilmu obat udah pasti,ekonominya jg,manajemen jg,psikolog jg.ho8.
    oiya,katanya banyak dosen pada lanjut studi,trz yang stay d pwt,tinggal dikit dunk.

  2. dhadhang says:

    Gina, gantian yang nungguin di Pwt. Insya Allah Agustus ini Bu Heny udah bisa aktif lagi…
    Supaya Apoteker bisa menjadi “Psikolog” sekaligus diperlukan ‘bekal’…sejak kuliah harus mulai mencoba untuk berani bersosialisasi dan bergaul dengan masyarakat banyak…karena bisa itu karena biasa dan biasa itu dibutuhkan pembiasaan/latihan…

  3. valinanisa says:

    menurut saya, setiap profesi memang bisa dan harus jadi psikolog bagi orang-orang yang dilayaninya :))
    baik dokter, perawat, apoteker, manager, maupun yang lainnya harus bisa memahami lawan bicara atau orang2 yang dilayaninya :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: