Farmasi dan Linieritas Keilmuannya

Beberapa waktu lalu, chatting dengan salah seorang teman dosen via FB.. Teman yang juga seorang dosen itu bertanya kepada saya, “Ngambil bidang apa S3-nya?”, saya jawab “Targeted Therapeutics”. Teman tersebut nanya lagi, “emang di University of Twente ada farmasinya?”

Akhirnya terjadilah diskusi lumayan menarik dalam chatting tersebut. Teman dosen tersebut juga “galau” dengan adanya aturan linieritas dalam kenaikan pangkat dosen di Indonesia. Saya pun bercerita bahwa di University of Twente memang tidak ada program studi farmasi atau jurusan farmasi atau bahkan fakultas farmasi, tetapi di kampus ini memiliki satu grup riset yang bernama Targeted Therapeutics. Grup riset Targeted Therapeutics ini berada di bawah Departemen Biomaterial and Science Technology dan Faculty of Science and Technology.

Orang-orang yang tergabung di dalam grup riset Targeted Therapeutics ini sangat heterogen, ada yang berbackground farmasi, biologist, chemist, biochemist, biopharmaceutical science, dll.  Di bidang ini memang bisa dikaji melalui pendekatan biologi molekuler, farmakologi molekuler, biokimia, biofarmasetika, farmasetika, material science, dll.

Iya.. seiring perkembangan zaman melalui globalisasi keilmuan, saat ini dan ke depan memang diperlukan kajian yang komprehensif dan integratif terkait suatu bidang ilmu. Sekarang ini bukan lagi zaman ego dengan bidang ilmunya masing-masing.

Farmasi pun demikian.. sejak dari awal perkembangannya, farmasi merupakan bidang ilmu yang merupakan irisan dari beberapa bidang kajian, sehingga semakin ke sini, program studi-program studi farmasi di Indonesia hampir semuanya juga berbentuk fakultas. Karena farmasi memang bukan MIPA murni dan bagian dari ilmu kesehatan yang jelas-jelas kajiannya adalah tentang obat mulai dari A sampai Z.

Secara garis besar, Farmasi terbagi dalam 4 kelompok kajian, yaitu Kimia Farmasi, Biologi Farmasi, Farmasetika, dan Farmakologi-Farmasi Klinik. Dilihat dari namanya terbaca bahwa kajian-kajian tersebut merupakan irisan ilmu-ilmu terkait. Namun demikian, dosen yang mengajar seharusnya juga lulusan farmasi supaya mengetahui batasan keilmuannya. Dosen farmasi pula yang seharusnya mengetahui arah dan perkembangan keilmuan farmasi.

Nah, beberapa waktu lalu sempat marak wacana tentang linieritas keilmuan terkait dengan jenjang jabatan akademik dosen di Indonesia. Salah satu yang sedikit mengalami “kegalauan” adalah beberapa teman dosen farmasi, sehingga sebagian dari mereka pun memilih meneruskan studinya yang “aman-aman” saja yang penting bernaung di bawah program studi farmasi atau jurusan farmasi atau fakultas farmasi. Padahal studi S3 itu menuntut kedalaman ilmu dan komprehensifitas keilmuan.

Tapi sebenarnya, sepanjang yang saya ketahui, wacana linieritas keilmuan sudah dianggap selesai oleh beberapa petinggi Kemenristekdikti.. yaitu dilihat pendidikan terakhirnya, yaitu S3-nya di bidang apa, yang penting setelah jadi doktor atau Ph.D tri dharma pendidikan tingginya (pengajaran/pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) sesuai dengan bidang yang dikaji selama S3.

Nah ini harus segera dicermati dan diantisipasi oleh teman-teman farmasi (dosen dan mahasiswa), karena jika kita masih disibukkan dengan urusan yang kayak beginian, farmasi akan menjadi katak dalam tempurung. Saat ini kajian-kajian tentang drug discovery, drug development, drug delivery, dll yang mempelajari dan mendalami tidak hanya orang-orang farmasi. Jangan sampai brand farmasi sebagai “tukang obat” tinggal nama, karena orang-orang farmasi sendiri tidak mau membuka diri dan berkolaborasi dengan kolega-kolega terkaitnya. Mengutip pernyataan seorang teman farmasi yang sekarang lebih intens di bidang bisnis farmasi, pada zaman seperti sekarang ini yang bisa bertahan dan eksis adalah orang-orang yang lincah dan dapat bergerak cepat.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: