Siaran “Klinik Keluarga” di RRI Purwokerto

September 10, 2008

Meskipun ini bukan siaran pertama yang saya lakukan tapi cukup membuat deg-deg-an, karena saya siaran terakhir pada tahun 2001. Alhamdulillah materi sudah siap, tinggal menyampaikan saja. Di RRI saya bertemu dengan Bu Ketut sebagai moderator.

Saya on air tepat jam 10.10. tema yang saya sampaikan adalah “Dasar Penggunaan Obat secara Mandiri (Swamedikasi)”. Bu Ketut bisa menjadi moderator yang menyenangkan, jadi siaran “Klinik Keluarga” ini bisa mengalir. Saya hanya sekilas menjelaskan tentang swamedikasi, apa maksudnya, dan kapan kita bisa melakukan swamedikasi. Berikutnya telefon masuk, terus, sampai ada 4 penanya.

Ada beberapa pertanyaan yang akan saya ulas di sini. Yang pertama, “Boleh kita beli obat langsung ke apotek? Nggak ke dokter dulu?” Dari pertanyaan ini dapat diketahui bahwa masih banyak (atau hampir semua?) yang belum mengetahui tentang swamedikasi. Mungkin ada juga yang kuatir, jadi ketika sakit yang dilakukan adalah langsung pergi ke dokter atau puskesmas atau bahkan lebih memilih pergi ke bidan. Tidak masalah sebenarnya, hanya masyarakat belum tahu bahwa mereka bisa pergi ke apotek atau memakai obat yang ada di rumah untuk menangani penyakit-penyakit ringan, seperti pusing, batuk ringan. Belum banyak yang tahu kalau apotek (yang ada apotekernya) merupakan tempat pelayanan kesehatan juga. Jadi kesimpulannya, Apoteker belum dikenal masyarakat!

Read the rest of this entry »

Advertisements

Apoteker Bisa Juga Jadi Psikolog Lho!

August 5, 2008

Ada beberapa orang yang datang ke Apotek, ketika ditanya “Beli apa Bu?”, “Obat puyeng…”. Ternyata setelah di-cek tekanan darahnya, puyeng atau sakit kepalanya karena tekanan darahnya tinggi. Saya ingin tahu naiknya tekanan darah ini disebabkan oleh apa. Makan daging kambing tidak, kecapekan tidak, minum obat (ada obat-obat tertentu yang bisa menyebabkan tekanan darah naik) tidak juga. Trus?? Akhirnya mengalirlah sebuah cerita kalau Ibu ini sedang ada masalah yang dipikirkan. Yang saya lakukan adalah mendengarkan. Ya, itu saja, karena dari segi pengalaman hidup, Ibu ini jauh berpengalaman daripada saya. Jadi saya mendengarkan sampai selesai. Di akhir cerita, saya cuma bisa menyarankan untuk lebih rileks menghadapi semua dan yang pasti, saya menyarankan untuk membeli obat untuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi sakit kepala J. Semoga segera diberi kesembuhan Bu…

Biasanya tekanan darah tinggi dipengaruhi oleh usia, factor genetic, pola makan atau gaya hidup, gangguan pada organ lain, obat-obatan, dan yang lebih penting lagi adalah factor psikis. Factor psikis ini yang lebih sulit diatasi karena tidak terukur secara nyata. Kerusakan organ bisa diketahui dengan alat, tetapi stress bisa dipendam di ‘hati’. Kadang yang diperlukan adalah teman bercerita, berbagi rasa, paling tidak untuk mengurangi beban yang dihadapi. Jadi, kita Apoteker atau Psikolog? Dua-duanya! Apoteker bisa sekaligus menjadi Psikolog bagi orang-orang yang datang ke Apotek. Sanggup??


Penyakit Gatal Tidak Sama Obatnya

July 19, 2008

Seorang teman datang ke Apotek. Dia mengeluh, punggung tangannya gatal, setelah dikasih obat kulitnya jadi menghitam dan gatalnya tidak hilang. Ketika saya tanya, dikasih obat apa? Ternyata obat yang dipakai adalah merk X, obat untuk penyakit jamur. Padahal ketika saya lihat, gatalnya itu bukan karena jamur tetapi radang atau lebih dikenal dengan istilah dermatitis. Kemudian saya sarankan untuk memakai krim yang isinya anti radang (betametason, hidrokortison, desoksimetason, dll). Setelah satu minggu berselang teman saya itu kembali ke Apotek, ternyata gatalnya berkurang dan berniat membeli lagi krim tersebut.

Penyakit gatal di kulit biasanya disebabkan beberapa hal, bisa karena jamur (panu, kadas, kurap, kutu air), bisa radang karena alergi, radang yang disertai infeksi, infeksi tunggal, ruam, dan masih banyak lagi. Penyakit yang saya sebutkan diatas tentunya berbeda-beda penanganannya.

Obat X yang digunakan untuk gatal karena jamur, tidak bisa digunakan untuk gatal yang disebabkan radang, malah kadang jadi memperparah kondisi. Dengan menggunakan obat yang tepat, gatal di kulit akan sembuh dan dana yang kita keluarkan bisa lebih ringan.

Saran saya, ketika anda akan memilih obat gatal, datang ke Apotek (tentunya yang Apotekernya stand-by J) atau ke dokter, kemudian ceritakan kondisi anda, nanti Apoteker atau Dokter akan menyarankan obat apa yang dipakai.

Salam,


Asam urat, hipertensi, pegel-pegel…

June 26, 2008

Kemarin, 25 Juni ada pertanyaan ke apotek kami tentang pemberian allopurinol, captopril, dan neuromec (produksi Mecosin) untuk pasien yang mempunyai keluhan asam urat, hipertensi, dan pegel-pegel…penyakit yang sering dialami oleh masyarakat di kampung.

Kebetulan yang bertanya waktu itu adalah mahasiswa S1 Keperawatan Unsoed. Yang ditanyakan waktu itu apakah ketiga obat tersebut aman jika dikonsumsi bersamaan?

Yang menarik di sini, mahasiswa tersebut udah cukup berani memberikan terapi kepada masyarakat…mahasiswa tersebut sekarang ini tercatat sebagai mahasiswa semester 6 dan tidak punya background akper atau SPK sebelumnya.

Mahasiswa tersebut “hanya” bermodalkan keberanian diri untuk memfasilitasi keluhan-keluhan tetangga di sekitar rumahnya…dia dianggap layaknya “dokter” oleh masyarakat di sekitarnya…

Saya salut dengan mahasiswa ini, ketika ada persoalan tentang obat yang dia belum mengetahui dia langsung nelpon/nanya ke apotek kami –apotek SAMARA–…juga beli obatnya di apotek kami juga…:)

Waktu saya mengajar saya sampaikan kepada mahasiswa Farmasi Unsoed tentang mahasiswa Keperawatan ini, yang notabene adalah tetangga kami di Unsoed. Tapi, saya belum melihat juga gereget dari mahasiswa Farmasi untuk berani belajar ‘menghadapi’ kondisi riil masyarakat…

Pertanyaan saya, apakah ada yang kurang beres dengan kurikulum/pembelajaran di pendidikan tinggi Farmasi di Indonesia sehingga mahasiswa/lulusannya…dalam hal ini Apoteker tidak berani terjun langsung ‘bertemu’ dengan masyarakat menularkan ilmunya tentang obat…memberikan penyadaran kepada masyarakat tentang penggunaan obat yang benar…sehingga masyarakat umum atau profesi kesehatan yang lain juga mengakui eksistensi kita sebagai AHLI OBAT

Wallahu a’lam


Konsultasi Obat Apotek SAMARA

March 22, 2008

Apotek SAMARA juga melayani konsultasi obat yang diasuh oleh Dhadhang Wahyu Kurniawan dan Yudyawati selaku pemilik dan pengelola apotek.